Pelayanan bukan sekadar kegiatan di dalam gedung gereja. Inti pelayanan adalah melayani perasaan Bapa dan Tuhan Yesus Kristus lewat seluruh yang dipikirkan, diucapkan, dan dilakukan (Pelayanan yang Sesungguhnya).
Gereja yang sebenarnya bukan gedungnya, melainkan orang-orangnya. Kekristenan sendiri bukan agama melainkan jalan hidup, dan kata Kristen berarti serupa dengan Kristus (New Paradigm of Christian Living).
“Karena itu, saudara-saudara, demi kemurahan Allah aku menasihatkan kamu, supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah: itu adalah ibadahmu yang sejati.”
“Tidak tahukah kamu, bahwa kamu adalah bait Allah dan bahwa Roh Allah diam di dalam kamu?”
“Mereka tinggal bersama-sama dengan jemaat itu satu tahun lamanya, sambil mengajar banyak orang. Di Antiokhialah murid-murid itu untuk pertama kalinya disebut Kristen.”